BATURAJA, OKU EKSPRES.COM - Menjelang aksi unjuk rasa besar yang akan digelar di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Senin, 1 September 2025, jajaran Polres OKU menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari pengamanan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta keamanan di sekitar lokasi demo.
Aksi unjuk rasa akan dipusatkan di Kampus B Universitas Baturaja (Unbara) sebagai titik kumpul massa.
Dari sana, peserta akan bergerak melalui Simpang 4 Tangsi – Simpang 3 Ramayana, hingga berakhir di Gedung DPRD OKU.
BACA JUGA:Warga Berunjuk Rasa di Depan Kompleks Kodam Jaya Kalideres
BACA JUGA:Kecewa dengan Ketua DPC, Kader PDIP Ogan Ilir Ancam Gelar Aksi Unjuk Rasa
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, terdapat empat titik jalan yang akan ditutup, yakni:
Simpang 4 DPRD OKU – Taman Kota Baturaja, kemudian Simpang 3 RSUD Ibnu Soetomo lalu Simpang 3 Eks IGD RSUD dan Simpang 4 DPRD OKU
“Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ungkapnya.
Tak hanya rekayasa jalan, dampak aksi juga dirasakan dunia pendidikan. Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU, Agus Stiawan, mengeluarkan imbauan resmi agar 18 sekolah di sekitar lokasi unjuk rasa diliburkan sementara waktu demi keselamatan peserta didik.
BACA JUGA:Ribuan Ojol Gelar Unjuk Rasa di Patung Kuda, Teriakan Lawan Aplikator
BACA JUGA:Pengunjuk Rasa Sebut Konstitusi Indonesia Dibegal, Menggema Seruan Boikot Pilkada 2024
Daftar sekolah yang terdampak, antara lain: SDN 1 OKU hingga SDN 11 OKU (Kecuali SDN 6 tetap sekolah), SMPN 1 OKU dan SMPN 2 OKU.
Lalu, SMP Muhammadiyah Baturaja, SMP Sentosa Bhakti, TK ABA 1, TK Kartika, TK Pertiwi, dan TK Salman Alfarizi.
“Kepada kepala sekolah sebagaimana daftar yang telah disebutkan, dimohon untuk menindaklanjuti surat edaran ini.