Banjir Aceh-Sumut Lumpuh 3 Hari
Akses jalan masih terputus dan porak-poranda akibat banjir Aceh dan Sumatra Utara. -Istimewa-
JAKARTA- OKU EKSPRES. COM - Akses jalan masih terputus dan porak-poranda akibat banjir Aceh dan Sumatra Utara.
Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, menyebut jalur darat penghubung Aceh—Sumatera Utara masih lumpuh total hingga hari ketiga akibat banjir dan longsor yang meruntuhkan jembatan serta menimbun ruas jalan nasional di banyak titik.
Alat berat pun langsung dikerahkan bersama Kementerian Pekerjaan Umum demi membuka akses yang terputus, sementara internet satelit dibawa untuk mengembalikan komunikasi di wilayah yang terisolasi.
Banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Aceh menyebabkan akses jalan dari Sumatera Utara (Sumut) menuju Aceh terganggu. Material longsor dan limpasan banjir menutup beberapa ruas jalan.
BACA JUGA:Gubernur Ingatkan Masyarakat Banjir dan Longsor
BACA JUGA:Antisipasi Banjir dan Longsor, Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengerahkan alat berat.
Dirinya menilai, bahwa kondisi saat ini sangat diperlukan pengerahan alat berat untuk membuka akses jalan.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, info sementara akses jalan terputus yakni :
- Batas Sumut - Aceh masih terputus sampai dengan saat ini (hari ke 3), akibat longsor dibeberapa titik jalan nasional. Saat ini dalam proses tindaklanjut pendataan oleh pihak BPJN Wilayah Aceh Kementerian PU.
BACA JUGA:Warga Keluhkan Kemacetan dan Banjir
BACA JUGA:Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Tanjung Harapan
- Banda Aceh - Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang terputus. Terputus akibat runtuhnya jembatan di Meuredu yaitu perbatasan Kab. Bireuen dan Pidie Jaya. Upaya pemda saat ini untuk ruas jalan Bireuen - Pidie Jaya menggunakan jalan Alternatif dari Samalangan - tringgadeng Pidie Jaya.
- Kab. Gayo Lues sampai saat ini belum bisa terakses jalur darat dikarenakan ruas jalan Nasional (Gayo lues-Aceh Tenggara putus total di 4 titik) terputus, yaitu jalan Nasional (Gayo Lues-Aceh Tengah), jalan Provinsi (Gayo Lues - Aceh Barat Daya putus), jalan Provinsi (Gayo Lues-Aceh Timur). salah satu alternatif jalur udara tersedia melalui Bandara Perintis di Gayo lues. Saat ini dalam proses tindaklanjut pendataan oleh tim BPJN Aceh Kementerian PU.