Dipicu Bisnis Kayu, Petani di OKU Tusuk Rekannya

NP harus berurusan dengan polisi lantaran menusuk rekannya sendiri. -Istimewa-
OKU EKSPRES.COM - Kasus penganiayaan serius kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Seorang petani berinisial NP warga Desa Sukapindah, Kecamatan Peninjauan, terpaksa berurusan dengan hukum setelah menusuk rekannya sendiri, Sawaludin , dalam perselisihan yang dipicu masalah kerja sama memotong kayu.
Peristiwa tragis itu bermula pada Rabu, 1 April 2025 sekitar pukul 21.30 WIB, di Jembatan Desa Kedaton, Kecamatan Peninjauan.
"Tersangka dan korban terlibat cekcok terkait dugaan penipuan dalam kerja sama usaha kayu," ungkap Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdon.
BACA JUGA:Kondisi Marbot Korban Penusukan Diduga Oleh Oknum Kades Mulai Membaik
BACA JUGA:Penusukan Jemaah Tarawih di Masjid Darul Muttaqien Terjadi Tiba-tiba, Begini Kondisi Korban
Emosi yang memuncak membuat korban terlebih dahulu memukul wajah pelaku sebanyak dua kali.
"Tidak terima, pelaku membalas dengan menusukkan pisau ke arah perut bagian kiri korban," sambung Holdon.
Luka tusukan itu membuat korban dilarikan ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk mendapatkan perawatan intensif.
Barang bukti berupa pakaian korban dan hasil visum dokter turut diamankan polisi sebagai penguat penyidikan.
BACA JUGA:Diduga pelaku penusukan scurity PT LPI
BACA JUGA:Ayah Minta Uang ke Anak berujung Penganiayaan
Setelah kejadian, pelaku langsung kabur ke wilayah Jambi. Namun, upaya pelariannya tidak bertahan lama.
Pada Kamis, 27 Agustus 2025 sekitar pukul 21.30 WIB, tim Unit Reskrim Polsek Peninjauan mendapat informasi bahwa tersangka pulang ke rumah mertuanya di Dusun I, Desa Sukapindah.