Raup Untung Rp2 Juta Per Hari, Pelayan Toko di Tangkap

Seorang pelayan toko kelontong di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat ditangkap polisi karena nekat menjual obat-obatan terlarang.-Photo: istimewa-Eris
"Z mengaku telah menjual obat-obatan terlarang selama tiga bulan terakhir dengan suplai dari seseorang bernama Atar," ujar Firdaus.
Firdaus mengatakan, hingga kini, polisi masih mengejar pemasok obat terlarang di toko kelontong tersebut.
BACA JUGA:Ronaldo Kembali Catat Sejarah Lampaui Messi
BACA JUGA:7 Shade Lipstik Cerah untuk Wajah Lebih Segar dan Memesona
Polres Metro Jakarta Pusat juga akan berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
"Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk menelusuri jaringan pemasoknya, ucapnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Z dijerat Pasal 435 Jo. Pasal 138 ayat (2) dan/atau Pasal 436 ayat (1) dan (2) Jo. Pasal 145 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Kami berkomitmen untuk memberantas perdagangan obat-obatan ilegal yang tidak memiliki izin edar.
BACA JUGA:10 Manfaat Kacang Tanah untuk Wanita
BACA JUGA:Resep Rice Bowl Ayam Lada Hitam: Lezat, Praktis, dan Cocok untuk Jualan
Obat-obatan ini sangat berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis," pungkas Firdaus.