Verifikasi Calon Jemaah Haji 2026 di Prabumulih Berjalan Lancar

Persiapan pemberangkatan calon jemaah haji (JCH) tahun 2026 di Kota Prabumulih terus dilakukan.-Istimewa-
SUMSEL — OKU EKSPRES COM- Persiapan pemberangkatan calon jemaah haji (JCH) tahun 2026 di Kota Prabumulih terus dilakukan.
Meski Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia baru resmi dibentuk, aktivitas di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Prabumulih tetap berjalan normal, termasuk pelayanan pendaftaran dan verifikasi administrasi.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Prabumulih, M. Dhafir, mengungkapkan pihaknya saat ini fokus pada tahap verifikasi data calon jemaah.
Kami sedang memastikan kesiapan jemaah, apakah mereka siap diberangkatkan atau menunda keberangkatan, jelasnya.
BACA JUGA:Kemenag OKU Siap Periksa Kesehatan untuk 258 Calon Jamaah Haji
BACA JUGA:KPK Pastikan Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Kemenag
Menurut Dhafir, verifikasi meliputi pengecekan dokumen administrasi seperti paspor, foto, dan visa bio.
Jemaah yang menyatakan menunda keberangkatan diwajibkan membuat surat resmi, sementara bagi jemaah yang wafat, pihak keluarga diminta menyerahkan akta kematian agar data dapat diperbarui.
Verifikasi dilakukan dengan cara menghubungi jemaah satu per satu, menanyakan kesiapan mereka, sekaligus melengkapi dokumen yang dibutuhkan, tambahnya.
Data Sementara: 7 Jemaah Wafat, 3 Menunda
Hingga saat ini, Kemenag Prabumulih mencatat ada 7 jemaah yang meninggal dunia, mayoritas dari kalangan lanjut usia. Sementara itu, 3 calon jemaah mengajukan penundaan keberangkatan. Seluruh hasil verifikasi akan dilaporkan ke Bidang PHU Kanwil Kemenag Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan Terkendala Lahan, Target Rampung 2026
BACA JUGA:252 Jemaah Haji Asal OKU Tiba, 2 Wafat dan 1 Masih Dirawat di Arab Saudi
Jumlah jemaah yang sudah diverifikasi mencapai 80 persen dari total kuota Prabumulih, yakni 156 orang. Sisanya, sekitar 20 persen, masih dalam proses konfirmasi dan pemenuhan dokumen.