Tagih Utang Berujung Maut
Tagih Utang Berujung Maut-Istimewa-
SUMSEL -OKU EKSPRES.COM-Berawal dari obrolan yang menyinggung perkara utang lama. Suasana silaturahmi yang awalnya harmonis berubah jadi pertikaian sadis, bahkan hingga menyebabkan salah satu pihak meninggal dunia.
Kapolsek Indralaya, Iptu Rangga Saputra, menjelaskan insiden berdarah tersebut terjadi di Dusun II, Desa Penyandingan, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, Minggu (31/5).
Melibatkan dua orang yang saling tusuk hingga bersimbah darah. Hingga salah satunya meninggal dunia di tempat dan satunya lagi dilarikan ke RSMH Palembang.
"Kedua pria yang bertikai tersebut yakni Ansri Purwadi (26), warga Dusun 3 Desa Sudimampir dan Wawi (50), warga Desa Penyandingan. Untuk korban meninggal yakni Ansri, sedangkan Wawi saat ini sedang dirawat intensif di RSMH Palembang," ujar Kapolsek kepada Sumatera Ekspres, Senin (1/6).
BACA JUGA:Wanita Hamil 9 Bulan Jadi Korban Penganiayaan
BACA JUGA:Di Tengah Arus Globalisasi, Ajak Masyarakat Pegang Teguh Pancasila
Menurutnya, peristiwa tersebut berawal dari korban Ansri yang datang ke rumah keluarganya di Desa Penyandingan untuk silaturahmi. Lalu pada saat itu, korban bertemu dengan Wawi. Saat kedua belah pihak bertemu, pelaku menagih utang kepada korban sebesar Rp100 ribu.
Namun berdasarkan keterangan korban, utang tersebut sebesar Rp50 ribu. Sehingga, terjadilah cekcok mulut antara keduanya.
Pada saat keduanya cekcok mulut, datanglah seorang saksi bernama Feriyansyah untuk melerai. Keduanya pun lalu pulang ke rumah masing-masing.
Namun, sekitar pukul 20.30 WIB, Wawi mendatangi Ansri ke Desa Sudimampir. "Sehingga terjadilah keributan yang mengakibatkan masing-masing kedua belah pihak mengalami luka," ungkap Kapolsek.
BACA JUGA:Kejari OKU Hentikan Penuntutan Kasus Penganiayaan lewat Restorative Justice
BACA JUGA:Kerjakan Film Ozora Mengakat Kisah Kasus Penganiayaan Mario Dandy
Korban Ansri meninggal dunia, setelah mengalami luka robek di dada sebelah kanan dan luka di bahu sebelah kanan.
Sedangkan, Wawi mengalami kritis dengan luka di ulu hati dan dada kiri bawah ketiak. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polsek Indralaya Polres Ogan Ilir.