Halo Wani
Wani Sabu saat menerima Lifetime Achievement Award di ajang Contact Center World 2025 di Bali. -Instagram Wani Sabu-
Wani pun menemui bos barunyi. Di situlah Wani memperoleh kejelasan: Armand ingin BCA dibenahi habis-habisan. Terutama di bidang hubungan bank dengan nasabahnya. Kuncinya: di Halo BCA.
"Orang yang berprestasi akan selalu berprestasi di mana pun ditempatkan".
Anda masih ingat siapa yang sering mengucapkan 'hukum prestasi' itu.
Pun Wani. Dia melakukan pembenahan total di Halo BCA. Disiplin ditegakkan. Dia membawa budaya auditor ke Halo BCA. Salah satunya: kontrol yang diperketat.
BACA JUGA:Disway Gratis
Wani mengadakan mesin khusus untuk bagian Halo BCA. Karyawan yang meninggalkan meja kerjanya harus menekan tombol lebih dulu.
Tombol itu ada di setiap meja. Tombol itu ada nomornya.
Tombol nomor 5 misalnya, untuk yang ingin ke toilet. Berarti waktu yang tersedia hanya lima menit. Hanya untuk ke toilet. Tidak bisa mampir merokok atau menyambangi teman di ruang lain. Di menit keenam dia/ia harus sudah kembali di meja kerja.
Tombol nomor 2 untuk salat. Ada waktunya. Tombol nomor 3 untuk makan. Tombol no 1 untuk yang ikut rapat. Dan seterusnya.
Wani pun melakukan pendidikan khusus bagi karyawan di bagian itu.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1
Halo BCA kian baik. Tidak ada lagi orang Halo BCA yang justru memarahi nasabahnya lewat telepon.
Wani masih ingat: ada nasabah yang komplain karena ditegur keras petugas BCA. Sampai ada nasabah yang dimaki. Dimarahi.