Tarim Habib

Perkotaan dengan bangunan dari tanah. -Disway-

Saya juga mendatangi ”pabrik” cat putih itu. Tumpukan batu dibakar selama 70 jam. Membakarnya pakai pelepah kurma kering. Setelah dipanaskan itu batu dihancurkan jadi tepung. Dimasukkan bejana besar. Lalu dicampur air. Diaduk terus menerus dengan alat aduk yang digerakkan listrik. Seperti mengaduk tepung untuk roti. Diaduk terus sampai 12 jam. Jadilah ”cat putih”.

Waini sudah ada pabrik semen di Hadramaut. Lima jam dari Tarim. Maka di daerah-daerah banjir pun kini berdiri rumah. Hanya bahannya dari semen.

Rasanya, kelak, gelombang semenisasi akan menggantikan yang serbatanah itu. Modernisasi akan sampai juga ke Tarim. Pada saatnya.(Dahlan Iskan)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan