Point 100

Point 100-Istimewa-

Lalu masuk pesanan-pesanan lain. Nilainya USD2.000. Yusuf layani. Sampai akhirnya masuk pesanan senilai USD5.000. Kali ini Yusuf merasa tidak punya modal sebesar itu. Ia harus beli dari pemasok dengan sistem kontan.

Tapi Yusuf tidak bisa menolak pesanan itu. Tidak boleh. Ia akan kena penalti. Saran dari CS: minta agar nilai pesanannya diturunkan. Yusuf bisa kontak langsung dengan pemesan. Lewat email. Sistem memang membolehlan kontak langsung seperti itu. Pesanan pun berhasil diturunkan.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Ketika datang pesanan baru Yusuf panik: nilainya USD7.000. Pemesannya Ratna Dewi, orang Jakarta. Yusuf tidak mampu tapi tidak bisa menolak. Ia mencoba menghubungi Ratna Dewi. Tidak direspons. CS juga sudah membantu menghubungi pemesan. Juga tidak ada respons.

Ketika saat pesanan jatuh tempo akhirnya Yusuf dianggap wanprestasi. Melanggar aturan. Dapat peringatan keras. Kejadian seperti itu berulang. Yusuf tidak mampu memenuhi pesanan. Juga tidak bisa kontak pemesan --untuk minta penurunan nilai order.

Akhirnya toko Yusuf ditutup. Ia sendiri sudah agak lama ingin menutup tokonya. Toh kelak bisa buka lagi, kapan saja.

Setelah toko ditutup Yusuf mengurus e-wallet-nya. Kan ada sejumlah uang di e-wallet --dari pembayaran-pembayaran sebelum itu. Nilainya USD20.000.

Maka Yusuf menghubungi Customer Service (CS) SPS: ingin mencairkan uangnya.

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Yusuf kecewa: ternyata ia tidak bisa mencairkannya. Hanya toko yang punya poin 100 yang bisa mencairkan uang di e-wallet. Poin Yusuf tinggal 93 --akibat dua kali tidak komit dengan pemesanan.

Masih ada jalan agar Yusuf bisa mencairkan uang USD20.000 di e-wallet. Yakni harus menambah poin menjadi 100 lagi. Caranya: membeli poin. Harga satu poin USD1.000. Berarti Yusuf harus mencari uang USD7.000. Sulit.

Yusuf menceritakan kesulitannya itu ke si dia. Dia mengatakan bisa membantu tapi hanya USD3.000. Bentuknya pinjaman. Itu pun dengan syarat Yusuf sudah memasukkan uang USD2.000 ke SPS Commerce. 

Yusuf pontang panting mencari uang sekitar Rp 25 juta rupiah. Gagal.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan