Omon Kenyataan
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York. -Disway-
Oleh: Dahlan Iskan
OKU EKSPRES.COM- Apa boleh buat. Zohran Mamdani lagi. Bukan karena mendukungnya tapi Mamdani adalah fenomena dunia.
Memang masih terlalu awal. Baru hari ke 20 menjabat wali kota New York. Justru itu. Harus banyak dicatat. Agar dunia bisa ingat lebih baik: apakah akan berhasil atau tidak.
Yang jelas, setiap hari, Mamdani membuat keputusan penting. Ia perangi pungutan tersembunyi. Dua hari lalu ia kumpulkan para sopir ojek online. Ia buat keputusan drastis: memperkarakan CEO MotoClick –mirip Gojek di Indonesia.
Nama CEO itu: Juan Pablo Salinas Salek. Mamdani menilai Juan Pablo mencuri uang para pengemudi online. Ia akan tutup perusahaan itu.
Misalnya, MotoClick mengenakan denda 10 dolar kepada pengemudi MotoClick ketika pesanan batal. Denda itu langsung dipotong dari uang bagian pengemudi.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1
Uang tip yang masuk aplikasi juga dipotong oleh perusahaan. Padahal yang tip seharusnya milik pengemudi sepenuhnya.
Manajemen juga mempersulit pengendara kalau mereka minta informasi soal hak-hak yang harus diterima.
MotoClick New York didirikan Juan Pablo tahun 2021. Ada juga di Chicago. Di kota-kota lainnya lagi. Ekspansi ke Amerika itu dilakukan setelah MotoClick sukses di Bolivia, negara asal Juan Pablo.
Praktik merugikan pengemudi juga dilakukan oleh perusahaan aplikasi lainnya. Hanya saja MotoClick yang paling dikeluhkan.
Di seluruh kota New York ada 80.000 orang yang bekerja sebagai pengemudi aplikasi. Mereka mendirikan serikat buruh delivery.
BACA JUGA:260 Disway