Omon Kenyataan
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York. -Disway-
BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan
Jumat kemarin Mamdani membuat keputusan drastis: perusahaan aplikasi apa pun harus membayar gaji tetap pengemudi. Minimal 21 dolar untuk satu jam.
Anda hitung sendiri nilainya dalam rupiah. Kalikan Rp 16.500/dolar: Rp 350.000. Itu perjam. Kalau sehari bekerja 8 jam berarti Rp 2,5 juta per hari.
Mamdani tidak mau tahu konsekuensinya terhadap bisnis aplikasi. Aturan baru itu harus mulai berlaku 26 Januari. Minggu depan ini.
Mamdani juga bikin keputusan lain: membentuk dinas baru di Pemkot New York: Dinas Keadilan Ekonomi. Yang ia tunjuk sebagai kepala dinas adalah seorang wanita. Tionghoa. Julie Ann Su.
Nama Su sudah sangat terkenal di Amerika. Dia pernah menjabat wakil menteri tenaga kerja di kabinet Joe Biden. Lalu pernah menjadi pejabat sementara menteri perdagangan.
BACA JUGA:Disway Gratis
Su ini unik. Meski pernah jadi menteri dia bersedia diminta Mamdani untuk menjadi kepala dinas di pemerintah kota.
Su tidak melihat jabatan dari segi gengsinya. Juga bukan karena fasilitasnya. Su ingin berjuang untuk keadilan ekonomi di Amerika –setidaknya di New York.
Yang akan dia perangi misalnya: junk fee. Ini istilah baru bagi saya. Selama ini pengusaha apa saja sering memungut biaya di pengetahuan konsumen. Misalnya hotel, restoran, penerbangan, dan menjadi pelanggan apa pun. Bagi konsumen yang teliti pun mereka mati kutu. Sudah mempersoalkannya pun tetap harus membayar. Apalagi banyak yang tidak mau mempersoalkan. Langsung bayar tanpa diteliti.
Demikian juga untuk berlangganan sesuatu. Setelah jadi pelanggan tidak bisa minta berhenti. Setidaknya dipersulit. Termasuk pakai cara membayar cancel fee.
Semua itu di mata Mamdani adalah junk fee. Harus diberantas.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1