Emas Turun Rp2,6 Juta/Gram!

Emas Turun Rp2,6 Juta/Gram!-Istimewa-

SUMSEL -OKU EKSPRES.COM- Harga emas di Palembang kembali mengalami kenaikan pada Sabtu (10/1). Kenaikan ini sejalan dengan penguatan harga emas dunia yang ditopang melemahnya data tenaga kerja Amerika Serikat.

Pemilik Toko Emas Makmur Jaya Palembang, Awi, mengatakan, harga emas perhiasan di tokonya dibanderol Rp14,6 juta per suku. Sementara emas gramasi dijual Rp2.190.000 per gram.

Untuk emas murni, harga emas Galeri 24 Pegadaian tercatat dijual Rp2.622.000 per gram dengan harga buyback Rp2.434.000 per gram. Sedangkan emas Antam dijual Rp2.835.000 per gram dengan harga buyback Rp2.432.000 per gram.

Di sejumlah toko emas lainnya di Palembang, harga emas perhiasan juga relatif seragam. Harga per suku cincin berada di kisaran Rp14,7 juta, sedangkan per suku gelang dan kalung sekitar Rp14,6 juta.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tajam! Beli Sekarang atau Tunggu Besok?

BACA JUGA:Harga Emas Terus Naik, Capai Rp13,5 Juta per Suku di OKU

Awi menjelaskan, kenaikan harga emas domestik dipicu lonjakan harga emas dunia. Berdasarkan data Refinitiv, harga emas dunia pada perdagangan Jumat (9/1) ditutup di level US$4.510,15 per ons.

Posisi ini lebih tinggi dibandingkan awal pekan di US$4.448,19 dan jauh di atas level awal tahun di US$4.329,89 pada 2 Januari. Dalam lima hari perdagangan pertama 2026, harga emas sudah naik lebih dari 4 persen, ujarnya.

Penguatan emas terjadi di tengah melemahnya data tenaga kerja Amerika Serikat. Nonfarm payrolls Desember tercatat hanya bertambah 50.000. Lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 60.000.

Sementara tingkat pengangguran turun ke level 4,4 persen. Angka ini menunjukkan pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum.

BACA JUGA:Harga Emas Turun Hampir Setiap Hari

BACA JUGA:Harga Emas Melonjak Naik

Tidak lagi menciptakan banyak lapangan kerja baru, namun juga belum memasuki fase pemutusan hubungan kerja besar-besaran, kata Awi.

Dikatakan, dengan kondisi tersebut, emas masih dipandang sebagai aset lindung nilai yang menarik. Hal ini bisa mendorong kenaikan harga di pasar global maupun domestik, ujarnya. (yun)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan