24 KG Sabu Gagal Diselundupkan

24 KG Sabu Gagal Diselundupkan -Istimewa-

SUMSEL -OKU EKSPRES.COM- Berawal dari lakalantas, Satnarkoba Polres Banyuasin bersama Satlantas Polres Banyuasin berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 24.280 gram.

Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo mengatakan ungkap kasus narkotika ini berawal dari lakalantas di Jalan Palembang Betung, KM 12 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Sabtu (27/12) sekitar pukul 00.10 WIB yang melibatkan mobil Rush B B 1260 WIW dengan truk Fuso.

"Saat itu ada laka, mobil Rush nabrak bagian belakang truk Fuso yang terparkir,'katanya didampingi Wakapolres Banyuasin Kompol M. Ali Asri, Kasat Reskrim AKP Ilham, Kasat Narkoba AKP Dian Idaman dan Kasat Lantas AKP Suwandi saat press release akhir Tahun 2025 di aula Sanika Satyawada Polres Banyuasin, Selasa (31/12)

Atas laka itu Usman (25) penumpang mobil Rush yang merupakan warga Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur, Aceh meninggal dunia usai mengalami luka cukup parah dan Abdul Malek Kamarullah (27) pengemudi alami patah tulang bahu.

BACA JUGA:Pasutri di LubukLinggau Kompak Edarkan Sabu

BACA JUGA:175 Gram Sabu dan 8,7 Kilogram Ganja Dimusnahkan

Kemudian anggota Satlantas Polres Banyuasin yang curiga, berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Banyuasin untuk melakukan join investigasi, Sabtu (27/12) pagi.

Tidak berselang lama Kasat Narkoba AKP Dian Idaman bersama Kasat Lantas AKP Suwandi mendatangi tempat kejadian perkara."Dilakukan penggeledahan terhadap kendaraan Rush itu disaksikan supir rush Abdul Malek Kamarullah dan warga sekitar TKP,"bebernya.

Rupanya kecurigaan anggota ternyata benar, ditemukan adanya narkotika jenis sabu di dalam dortrim belakang mobil sebanyak 22 bungkus warna biru yang bertuliskan France 1881.

Selanjutnya barang bukti diamankan di Mapolres Banyuasin untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:Siti Simpan 57 Paket Sabu Dalam Kutang

BACA JUGA:Uang Hasil Jambret untuk Beli Sabu

Ditambahkan Kasat Narkoba AKP Dian Idaman Saputra dari pengakuan tersangka Malek, sabu itu dibawa dari Medan dengan tujuan Jakarta.

"Dari aksi itu, kedua tersangka mendapatkan upah sebesar Rp 20 juta."Baru dapat Rp 10 juta,"imbuhnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan