Kenali Tanda Awal Penyakit Jantung Koroner Sebelum Terlambat
Ilustrasi Tanda Awal Penyakit Jantung Koroner -istock-
OKU EKSPRES.COM- Penyakit jantung koroner merupakan gangguan pada jantung yang terjadi akibat penumpukan kolesterol, lemak, dan zat sisa metabolisme di dalam pembuluh darah jantung. Penumpukan ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah menuju jantung menjadi terhambat. Untuk mencegah kondisi yang lebih serius, penting untuk mengenali gejala awal jantung koroner sejak dini.
3 Gejala Jantung Koroner yang Perlu Diwaspadai
1. Nyeri Dada (Angina)
Angina adalah rasa nyeri atau tidak nyaman di dada yang muncul ketika otot jantung tidak mendapatkan suplai darah dan oksigen yang cukup. Rasa sakitnya sering digambarkan seperti ditekan atau tertimpa beban berat. Nyeri ini dapat menjalar ke bagian tubuh lain, seperti lengan, bahu, rahang, leher, hingga punggung kiri.
Perlu diketahui bahwa gejala angina pada pria dan wanita bisa berbeda. Pada wanita, keluhan sering kali dirasakan di area bawah dada atau perut bagian atas. Meski demikian, tidak semua nyeri dada menandakan jantung koroner, sehingga pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
2. Keringat Dingin
Keringat dingin dapat muncul ketika pembuluh darah mengalami penyempitan, sehingga jantung kekurangan oksigen. Kondisi ini menyebabkan iskemia, yaitu berkurangnya aliran darah ke jaringan jantung. Iskemia inilah yang memicu tubuh mengeluarkan keringat dingin, yang kerap disertai rasa mual hingga muntah.
BACA JUGA:Hipertensi: Ancaman Senyap yang Dapat Memicu Penyakit Jantung Koroner
BACA JUGA:Cegah Penyakit Jantung, Gelar Gerakan Pengendalian Penyakit Kardiovaskuler
3. Sesak Napas
Sesak napas terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal ke paru-paru. Akibatnya, tubuh kekurangan oksigen dan timbul rasa sulit bernapas. Pada pengidap jantung koroner, sesak napas sering muncul bersamaan dengan nyeri dada, terutama saat beraktivitas.
Gejala-gejala tersebut umumnya muncul pada tahap awal penyakit. Oleh karena itu, jika kamu merasakan nyeri dada yang kuat atau tidak biasa, segera periksakan diri ke dokter. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menganggap nyeri dada sebagai masuk angin, sehingga penanganan medis menjadi terlambat.
Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner terjadi akibat kerusakan pada arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol, dan zat sisa metabolisme tubuh. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini, antara lain: