Waspadai Demam Rematik, Komplikasi Serius Akibat Radang Tenggorokan yang Tak Diobati

Ilustrasi Demam Rematik,Komplikasi Serius Akibat Radang Tenggorokan -istock-

OKU EKSPRES.COM- Radang tenggorokan merupakan salah satu penyakit yang umum dialami banyak orang. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus.

Meski sering kali sembuh dengan sendirinya, radang tenggorokan tidak boleh diabaikan, karena jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi berbahaya, salah satunya adalah demam rematik. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun ada beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko mengalaminya.

Apa Itu Demam Rematik?

Demam rematik adalah penyakit peradangan yang muncul sebagai komplikasi dari radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus. Kondisi ini juga bisa terjadi setelah seseorang mengalami demam scarlet, yang disebabkan oleh bakteri yang sama.

Walaupun penyebab utamanya adalah infeksi bakteri, demam rematik tidak menular secara langsung. Namun, bakteri Streptococcus bisa menular melalui percikan air liur saat penderita batuk atau bersin. Karena itu, penting untuk segera mengobati infeksi tenggorokan agar tidak berkembang menjadi demam rematik.

BACA JUGA:Demam Rematik, Komplikasi Berbahaya Akibat Infeksi Tenggorokan

BACA JUGA:Benarkah Cuaca Dingin Bisa Memicu Kambuhnya Rematik? Ini Penjelasan Ahli!

Penyakit ini perlu ditangani sesegera mungkin, karena jika dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada katup jantung dan berujung pada gagal jantung. Pengobatan bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan menghindari kekambuhan di masa mendatang.

Penyebab Terjadinya Demam Rematik

Demam rematik umumnya muncul ketika infeksi radang tenggorokan akibat Streptococcus tipe A tidak ditangani dengan baik. Dalam kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan membentuk antibodi untuk melawan bakteri. Namun, pada penderita demam rematik, antibodi tersebut justru menyerang jaringan tubuh yang sehat, terutama pada jantung, sendi, kulit, otak, dan tulang belakang.

Hingga kini, penyebab pasti mengapa sistem imun menyerang tubuh sendiri belum sepenuhnya diketahui. Namun, para ahli menduga hal ini terjadi karena adanya kemiripan struktur protein antara bakteri dan jaringan tubuh manusia, sehingga sistem kekebalan tubuh salah mengenali jaringan sendiri sebagai musuh.

Faktor Risiko Demam Rematik

Beberapa kondisi berikut dapat meningkatkan risiko seseorang terkena demam rematik:

BACA JUGA:Hati-Hati, Ini Makanan yang Bisa Memicu Kambuhnya Rematik!

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan