Otot Kuat

Menantu Pak Iskan dan anaknya latihan berjalan setelah operasi lutut. -Disway-

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

Sudah bawa kopor. Saya juga sudah bawa bahan bacaan: ikut bermalam di rumah sakit. Besoknya, pagi-pagi, dijadwalkan operasi lutut kiri.

Tak lama setelah masuk rumah sakit dilakukanlah pemeriksaan: gula darahnyi di atas 300. Terlalu tinggi untuk operasi besar. 

Berisiko. Operasi pun dibatalkan. Dokter minta agar gula darah itu diturunkan dulu. Dokter memberi waktu tiga bulan.

Malam itu kami tidak jadi bermalam di rumah sakit. Kopor dan bacaan ikut pulang. Menantu Pak Iskan pun kelihatan agak senang: tidak jadi operasi.

Tiga bulan pun berlalu.

Gula masih tetap tinggi.

Teman-temannya bercanda: sengaja dijaga tetap tinggi agar tidak operasi.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Tiba-tiba, pekan lalu dia memberi tahu saya: "anak laki-laki kita akan operasi lutut. Tanggal 12 Desember".

Lutut si anak pernah dioperasi, 20 tahun lalu. Itu karena cedera berat saat main sepakbola. Dipasanglah dua sekrup di tulutnya. 

Kini skrup itu sudah waktunya dilepas. Sekalian ganti tempurung. Made in Amerika.

Itu anak kesayangannya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan