Terlalu Sering Minum Manis? Waspadai Risiko Asam Urat Tinggi!
Ilustrasi Minum Manis -istock-
OKU EKSPRES.COM- Asupan gula berlebih, terutama dari minuman manis, sudah lama dikaitkan dengan berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya adalah peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Tapi, bagaimana sebenarnya minuman manis bisa memicu kondisi ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Apa Itu Asam Urat?
Asam urat adalah senyawa alami hasil dari proses pemecahan purin, yaitu zat yang terdapat pada makanan dan minuman tertentu.
Dalam kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Namun, jika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu membuangnya dengan baik, kadar asam urat dalam darah akan meningkat.
Kondisi ini disebut hiperurisemia atau asam urat tinggi. Ketika kristal asam urat menumpuk di persendian, timbul rasa nyeri hebat dan peradangan yang dikenal sebagai penyakit asam urat (gout). Selain menyebabkan nyeri sendi, kadar asam urat tinggi juga dapat memicu batu ginjal serta kerusakan ginjal jika tidak ditangani dengan baik.
BACA JUGA:11 Jenis Makanan yang Diam-Diam Bisa Picu Kambuhnya Asam Urat
BACA JUGA:Jangan Diabaikan! Nyeri di Jari Kelingking Kaki Bisa Jadi Sinyal Asam Urat
Mengapa Minuman Manis Bisa Picu Asam Urat Tinggi?
Minuman manis, seperti soda, jus buah kemasan, dan minuman energi, umumnya mengandung fruktosa tinggi. Fruktosa adalah jenis gula sederhana yang secara alami ada pada buah dan madu, tetapi sering ditambahkan dalam jumlah besar ke produk olahan.
Konsumsi fruktosa berlebih dapat meningkatkan kadar asam urat melalui beberapa mekanisme:
Meningkatkan Produksi Purin
Fruktosa memicu reaksi kimia dalam tubuh yang mempercepat pembentukan purin. Purin yang berlebih akan diubah menjadi asam urat.
Menghambat Pembuangan Asam Urat oleh Ginjal
Fruktosa dapat mengganggu fungsi ginjal dalam mengeluarkan asam urat, sehingga kadarnya menumpuk dalam darah.