Agak Laen

Senin 02 Feb 2026 - 20:03 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Eris Munandar

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Tentu yang diincar adalah BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja. Di situlah yang punya dana ratusan triliun rupiah. Kelihatannya masuk akal. Dana asing yang meninggalkan bursa digantikan dana asuransi dalam negeri. Asuransi juga bisa untung karena harga saham lagi turun. Lalu harga saham bisa naik lagi.

Tapi itu dibaca negatif oleh pasar. Itu justru membahayakan asuransi. Kok tidak belajar dari bencana yang menimpa Asabri dan Jiwasraya: uang asuransi bisa ludes lagi di pasar modal.

Bukan itu yang diperlukan pasar global. Lembaga pemeringkat pasar modal Morgan Stanley Capital International (MSCI) sudah merinci apa yang harus diubah di Bursa Efek Indonesia: empat hal saja. Tidak ingin ada pertolongan seperti dari dana asuransi seperti itu.

Empat hal yang diminta MSCI itu Anda sudah hafal: perbaikan transparansi data, persentase saham yang dijual bebas, keterbukaan struktur kepemilikan saham di pasar modal, dan tata kelola pasar modal yang lebih baik.

MSCI sangat toleran: memberi waktu sampai Mei depan. Setelah itu barulah MSCI akan mengevaluasi BEI lagi: ada perbaikan yang nyata atau tidak. Kalau tidak maka BEI akan diturunkan kelasnya: ke kelas terbawah –setara dengan bursa di beberapa negara kecil di Afrika. Di Asia kita menjadi sekelas dengan Bangladesh dan Sri Lanka.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

Kelas itu disebut sebagai ''kelas Frontier''. Pemula. Padahal selama ini BEI sudah berada di kelas Emerging. Di atas emerging barulah kelas Developed.

Turun kelas itu belum pasti. Bisa saja tidak. Asal kita melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Dan lagi MSCI bukan satu-satunya lembaga pemeringkat. Belum tentu dua lembaga serupa setuju dengan MSCI.

Sebenarnya regulator masih punya waktu. Bahwa kemarin-kemarin seperti mengabaikan peringatan itu, tinggal cepat-cepat bangun dan berarti.

Tak disangka yang terjadi justru kepanikan yang meluas.

Kita tentu tidak tahu seberapa seru saling menyalahkan di lingkungan pemerintah –kalau ada. Seberapa keras kata-kata yang terucapkan –kalau ada. Seberapa banyak benda yang melayang –kalau ada.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Kategori :