Partner Dansa

Kamis 19 Dec 2024 - 20:05 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Eris Munandar

BACA JUGA:Donnarumma Alami Cedera Parah Akibat Wajahnya Terinjak Singo

BACA JUGA:Gabriel Jesus Cetak Hattrick, Arsenal Lolos Semifinal

Semua RS yang ditangani Adi adalah RS swasta. Ia menjauhi proyek pemerintah --Anda pun bisa menebak mengapa.

"Menurut Anda apa kesalahan utama desain kebanyakan rumah sakit"?

"Flow-nya tidak mengalir," jawabnya.

Itu terjadi terutama di rumah sakit pemerintah. Penyebabnya adalah sistem anggarannya. Dananya bertahap. Tiap tahap satu bangunan.

 Akhirnya antar bangunan tidak tersambung seperti flow yang seharusnya. Kacau sekali.

BACA JUGA:Usia Beda 14 Tahun, Nikita Mirzani Ungkap Alasan Jatuh Cinta pada Matthew Gilbert

BACA JUGA:Dulu Dikenal Sebagai Ratu FTV, Kini Untuk Bertahan Hidup Talitha Curtis Jualan Risol

Sudah bertahun-tahun seperti itu. Seperti tidak pernah belajar dari kesalahan. "Kami pun pernah punya kesalahan. Tapi kami terus belajar dan memperbaikinya," katanya.

Adi sebenarnya ingin fokus di perusahannya saja. Tapi pihak UGM ingin agar Adi tetap jadi dosen di jurusan teknik arsitektur.

Adi pun mengajukan syarat: sepanjang masih boleh dirangkap dengan pekerjaan swastanya.

Adi dosen yang baik. Saat saya wawancara pun ia menjawab pertanyaan saya dengan sangat menarik. Saya merasa seperti jadi mahasiswanya yang penuh minat. 

BACA JUGA:Direktur PDAM OKU Selatan Mengundurkan Diri

BACA JUGA:Masih Minim Kendaraan Damkar

Rasanya mahasiswa yang ia ajar akan merasakan apa yang saya rasakan saat wawancara. Dan memang Adi pernah terpilih sebagai dosen terbaik di fakultasnya.

Kategori :