Wasiat Icha

Ilustrasi Catatan Dahlan Iskan tentang kematian dr Icha. -Disway-

Oleh: Dahlan Iskan

OKU EKSPRES.COM-Isi surat wasiat almarhum dr Icha mengubah sikap keluarganya. Awalnya pihak keluarga sudah menerima kematian itu. Bahkan menolak jenazah dr Icha diotopsi.

Tanggal 3 Juli kemarin pihak keluarga resmi mengadukan anggota DPRD kabupaten Timor Tengah Utara ke Polda Nusa Tenggara Timur di Kupang.

Tiga orang anggota DPRD yang diadukan. Ditambah satu orang dokter hewan. Meraka dianggap menjadi penyebab kematian dokter Icha --yang meninggal dengan cara gantung diri.

Anda sudah tahu: ketika dr Icha ditemukan tewas tergantung di kamarnya, ditemukan sebuah surat di meja Icha. Pihak keluarga belum sempat membuka dan membaca isi surat. Langsung disita polisi.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Beberapa hari kemudian polisi menghubungi orang tua Icha. Mereka diminta ke Polda untuk membaca isi surat. Itu karena isi surat ditujukan kepada keluarga. Intinya: supaya keluarga tidak mendiamkan kematiannya. Agar penyebab kematiannyi itu diusut tuntas. Keadilan harus didapat. Hukum harus ditegakkan.

Maka ayah, ibu, dua adik Icha ke Polda.

"Di Polda saya yang membaca surat itu," ujar Agnes, adik dr Icha. "Saya tidak memberikan surat itu ke ibu. Beliau histeris," tambah Agnes.

"Saya tidak tahu isi surat. Saya pingsan," ujar sang ibu.

Dari Montreal, Kanada, saya menghubungi dan dihubungi ibunda dr Icha. Juga menghubungi Agnes. Sampai di Quebec City saya masih terus saling komunikasi.

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan