Model Polytron

Dahlan Iskan mencoba mengemudikan mobil listrik Polytron G3+ di area pabrik Polytron di Sayung, Demak. -Disway-

Delapan tahun lagi baterai itu sudah tidak efisien lagi untuk sepeda motor. Harus diganti. Bekasnya, yang belum perlu dibuang, akan dikemanakan atau dipakai apa.

CEO Polytron Ir Hariono membisikkan bocoran konsep masa depan baterai itu. Masih rahasia. Tapi begitu mendengar bisikan itu saya langsung paham.

Setelah paham saya pun acungkan jempol kepadanya. Idenya sangat bagus –kalau Anda bisa menebak Anda layak jadi calon CEO Polytron setelah Hariono pensiun kelak.

Hariono orang Bojonegoro. Ia alumnus elektro ITS –arus lemah. Ia sudah memimpin Polytron sejak Djarum masuk ke industri elektronik: mulai dari speaker kecil sampai TV, mesin cuci, dan AC.

Anda sudah tahu: belakangan Polytron juga sudah mulai memproduksi mobil listrik. Penjualannya juga pakai sistem sewa baterai. Masa depan baterai mobil itu akan dibuat sama dengan baterai sepeda motor.

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Di pabriknya di sebelah timur Semarang itu saya pun mencoba mobil listrik Polytron. Keliling pabrik seluas 39 hektare. Tidak satu pun yang bisa saya cela dari mobil Polytron. Saya menyetirnya dengan doa: semoga bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri.

Lalu, siapa tahu, ada jalan masuk Amerika atau Kanada. (Dahlan Iskan)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan