Sel Janin
Photo Bersama-Istimewa-
Saya pun menghubungi Dr Yudha Haryono, Ketua Perdosi Indonesia: kenapa yang diundang berbicara dari Ukraina.
"Riset stemcell di sana sangat baik. Demikian juga hasilnya," ujar Dr Yudha.
Ukraina memang mengklaim sebagai negara perintis penelitian stemcell menggunakan embrio bayi. EmCell sendiri 'Em'-nya itu singkatan dari embrio.
Yang dimaksud embrio adalah janin bayi yang masih berumur tujuh minggu sampai 12 minggu --1,5 bulan sampai 3 bulan. Berarti saat janin masih baru terbentuk di rahim seorang ibu. Janin di umur itu sudah mulai membentuk kepala, tangan, kaki dan jari-jari --meski masih dalam bentuk sangat awal.
BACA JUGA:260 Disway
BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan
Di Ukraina menggugurkan kandungan tidak melanggar hukum. Legal. Bebas. "Negara kami yang paling liberal dalam soal ini," ujar Maryna.
Setelah janin digugurkan, sel-selnya diambil lewat proses di laboratorium EmCell. Sel itu dikelompokkan menjadi 20 jenis --yang akan jadi sel 20 organ manusia. Ada sel yang akan menjadi ginjal, jantung, paru, liver dan 16 organ lain. Sel itu dibekukan di lab EmCell dengan suhu minus 196 derajat.
Dari situlah bisa dimanfaatkan secara khusus: bila ada pasien yang mengeluh soal ginjal maka sel ginjal yang akan disuntikkan ke pasien. Berarti lebih targeted.
Di samping yang targeted itu setiap pasien akan diberikan juga multicell. Artinya 'sel sapu jagad' --untuk apa saja, utamanya untuk awet muda.
Stemcell targeted itu diberikan secara suntikan. Lokasi suntiknya di perut.
BACA JUGA:Disway Gratis
"Kenapa di perut?"
"Perut adalah bagian tubuh yang paling banyak lemaknya," ujar Dr Iryna.