Pasutri Tewas Tertimpa Truk yang Remnya Blong

Pasutri Tewas Tertimpa Truk yang Remnya Blong-Istimewa-

SUMSEL -OKU EKSPRES.COM-Peristiwa tragis di Jalan Lintas Palembang-Prabumulih, tepatnya di kawasan Fly over Gelumbang, Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Senin (1/6), sekitar pukul 08.00 WIB. Pasangan suami istri (pasutri) Towil (52) dan Rotiah (50) tewas usai mengalami kecelakaan. 

Sepeda motor Honda Vario tanpa pelat nomor polisi yang dinaiki kedua warga Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang tersebut. Tertimpa truk yang diduga mengalami rem blong.

Informasi dihimpun, kecelakaan bermula ketika truk bernopol BG 8139 RW yang dikemudikan Sn (25), warga Alang-Alang Lebar, Palembang, melaju dari arah Palembang menuju Prabumulih, membawa muatan mi instan. Saat melintas di kawasan Flyover Gelumbang yang memiliki kondisi jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami rem blong. 

Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali, oleng, lalu terbalik ke sisi kiri jalan. Nahasnya, pada saat bersamaan sepeda motor yang dikendarai Towil dengan membonceng istrinya melaju searah. Truk tersebut terbalik kemudian menimpa sepeda motor tersebut sehingga menyebabkan keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian. 

BACA JUGA:BYD Pamer Teknologi AI Baru, Mobil Bisa Hindari Kecelakaan Sendiri

BACA JUGA:Banyak Nyawa Melayang, Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Tanpa Palang Pintu

Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla saat dikonfirmasi mengatakan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk yang kurang berhati-hati saat mengemudikan kendaraan. "Petugas Satlantas Polres Muara Enim telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan," ujarnya.

Selain melakukan penyelidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil truk BG 8139 RW beserta STNK dan satu unit sepeda motor Honda Vario Profit tanpa nomor polisi. "Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menurun yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan," pungkasnya.

Sebelumnya, kecelakaan maut juga terjadi di Jl Ki Merogan, Kelurahan Kemang Agung, Kertapati, Palembang, Senin (1/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang pria pengendara motor Honda Beat tanpa pelat nopol dan juga tanpa identitas tewas usai motornya yang dikendarai denhan membonceng seorang perempuan tanpa identitas diserempet mobil. 

Pengemudi mobil sendiri langsung kabur begitu melihat korbannya meninggal dunia. Korban Mr X sendiri tewas dengan kondisi kepalanya gepeng dan mengalami luka robek di kepala. Sedangkan penumpangnya Mrs X, mengalami luka berat dan rahangnya patah, hingga dirawat intensif di RSUD Palembang Bari tidak lama setelah kejadian. 

BACA JUGA:Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 14 Korban Kecelakaan Bus ALS v Truk di Muratara Sumsel

BACA JUGA:Jalan Nyaris Putus, Warga Khawatir Terjadi Kecelakaan

Informasinya, kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari Simpang Jl Mataram, Kecamatan Kertapati menuju ke Simpang Sungki, Kertapati. Setiba di lokasi, motor yang dikendarai korban terserempet mobil yang melaju dari arah yang sama, yang menyebabkan korban terpental.

"Untuk penyebab kecelakaan, hingga saat ini masih dalam penyelidikan anggota. Sopir mobil yang terlibat dalam kecelakaan ini seusai kejadian langsung kabur dan masih dalam pengejaran petugas kita di lapangan," terang Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta via Kanit Gakkum, Iptu Hermanto kepada koran ini, Senin (1/6) pagi. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan