Belasan Kerbau Mati Diduga Dilahap Harimau
Belasan Kerbau Mati Diduga Dilahap Harimau-Istimewa-
SUMSEL - OKU EKSPRES.COM-Warga Desa Kuto Tanjung, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), resah dengan keberadaan harimau yang kerap masuk areal perkebunan hingga memangsa ternak warga.
Bahkan, hingga saat ini terdapat 17 ekor kerbau menjadi korban, di antaranya 13 ekor kerbau warga Desa Kuto Tanjung dan 4 ekor kerbau milik warga Desa Napalicin.
Warga Desa Kuto Tanjung, Fauzi mengatakan, keberadaan harimau yang kerap masuk ke area perkebunan warga menimbulkan kekhawatiran warga saat beraktivitas di kebun. Apalagi saat ini hewan tersebut telah memangsa belasan ekor kerbau warga.
Yang menjadi kekhawatiran kita, harimau itu telah masuk ke areal perkebunan, bahkan beberapa orang pernah melihat harimau itu berada di pinggir perkampungan, memang belum masuk ke permukiman, ungkap Fauzi, Jumat (22/5).
BACA JUGA:Ancaman Harimau,Warga Was-was ke Kebun
BACA JUGA:Disparbud OKU Tampilkan “Legenda Gua Harimau” di Festival Sriwijaya 2026
Berdasarkan keterangan warga yang melihat langsung, terdapat tiga ekor harimau yang berkeliaran hingga membuat masyarakat takut beraktivitas di kebun. Bahkan sebagian warga mengaku pernah berhadapan langsung dengan satwa tersebut.
Kalau saya belum pernah, tapi orang tua saya sudah pernah bertemu, bahkan saat ini saja masih trauma dan tidak mau lagi ke kebun karet, ujarnya.
Selain itu, menurut dia, keberadaan harimau tersebut juga berdampak pada sektor wisata di kawasan Air Terjun Batu Ampar yang terletak di Desa Kuto Tanjung.
Biasanya wisata air terjun itu ramai dikunjungi saat musim libur Lebaran, kini menjadi sepi karena masyarakat takut datang setelah muncul kabar harimau masuk ke wilayah tersebut, jelasnya.
Berdasarkan pemetaan warga, harimau itu kerap muncul dan berkeliaran di kawasan perkebunan karet hingga wisata Air Terjun Batu Ampar. Kendati demikian, pihaknya berharap pihak berwenang, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dapat segera mengambil tindakan tegas dengan turun langsung ke desa untuk menghalau atau mengevakuasi harimau tersebut.
BACA JUGA:Warga Mura Ditemukan Tewas Diduga Diterkam Harimau
BACA JUGA:Jadi Magnet OKU, Gua Puteri dan Museum Gua Harimau Diserbu Warga
Harapannya pihak BKSDA standby di desa kami untuk mengevakuasi harimau itu. Jangan cuma sekadar wawancara warga dan ambil dokumentasi, lalu pergi. Kan sudah jelas zona harimau itu berkeliaran di mana, harap warga.