Eulogy Lia

Eulogy Lia-Istimewa-

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Tak lama kemudian Nara mendengar James juga terkena kanker paru. Lebih fatal. Dokter mengatakan usia James tinggal tiga atau empat bulan. Awalnya James tidak mau menjalani kemo. Pasrah. Ia juga masih bisa tertawa. Tapi Nara dan Maya terus meyakinkan James agar bersedia menjalani kemo. Akhirnya James mau.

Saya mengikuti upacara pemakaman kemarin secara live streaming. Ada perubahan di acara pembacaan doa: yang mewakili sahabat Islam bukan Ustad Jaya, tapi Ustad Mohamad Thoha. Beberapa kali lagu Lilin Lilin Kecil ciptaan James dinyanyikan di acara itu.

Yang paling ditunggu adalah eulogy dari sang istri: Lia Sundah.

Saya putuskan untuk memuat lengkap eulogy itu. Lia membuatnya dalam bahasa Inggris. Saya pun minta tolong Google untuk menerjemahkannya. Inilah eulogy Lia selengkapnya:

***

Jadi tadi malam, ketika ibu Amerika saya, Linda Rose, tiba dari Nashville dan kami sedang dalam perjalanan untuk makan malam bersama Om Robert dari Vancouver, Maya dari Indiana, dan dua teman dari Ekuador, berkomentar, "Lia, cairan power steering-mu rendah".

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

Saya tersadar bahwa sejak 7 Mei 2026, hari suami saya dipanggil untuk bersama Tuhan,

Erick dan saya harus belajar untuk menyelesaikan masalah sendiri.

###

Terima kasih telah berkumpul di sini untuk merayakan kehidupan suami saya, James Freddy Sundah, atau sering saya sebut ''kucing kesayangan saya'' atau Papa. Kehadiran Anda di sini mencerminkan cinta untuk James, dan untuk itu, saya dan putra saya berterima kasih kepada Anda. Saya tahu James akan menghargainya.

Anda akan melihat banyak dari kami tidak mengenakan pakaian hitam atau putih. Sebaliknya, Anda melihat banyak warna merah, ungu, oranye, dan biru—warna favorit James. Itu karena kami ingin hari yang sangat berat ini terasa sedikit lebih ringan dan meriah.

Suami saya benci melihat saya menangis. Dan ia ingin kita semua merayakan hidupnya yang luar biasa dan penuh sukacita. Jadi saya akan mencoba yang terbaik untuk menghormatinya tanpa air mata.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan