James Freddy Sundah
James Freddy Sundah-Istimewa-
BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan
Saat kedua kali saya New York, James sudah seperti orang sehat. Saya sempat diajak jalan-jalan –James yang pegang kemudi. Rambutnya panjang seperti di masa lalu tapi sebenarnya itu adalah wig. Rambut aslinya rontok akibat kemoterapi.
Saya dan keluarga (Azrul Ananda, Ivo Ananda, dan Andretti Ananda) saat bertemu James Sundakh serta Lia di Katz Deli New York, 2024 silam.--
Optimisme James juga tampak meningkat. Ia sampai membeli peralatan podcast. Lewat podcast ia ingin membahas banyak hal tentang musik.
James juga mengisi waktu dengan menonton TV: mengikuti perkembangan politik Indonesia. Pengetahuannya tentang perkembangan terakhir di tanah air mengalahkan Anda –setidaknya mengalahkan saya.
BACA JUGA:Disway Gratis
Yang paling berharga bagi Lia adalah: James masih bisa berkonsentrasi untuk menciptakan lagu khusus bagi sang istri: Seribu Tahun Cahaya. Lagu itu sudah dirilis tahun lalu dengan penyanyi Claudia Emmanuela Santoso.
STC, katanya, mungkin baru akan meledak beberapa tahun ke depan. Itu karena corak lagu Seribu Tahun Cahaya mendahului zamannya.
Lilin Lilin Kecil masih menjadi lagu terbaik ciptaan James. Itu lagu abadi. Hidup dari zaman ke zaman.
James telah menciptakan begitu banyak lagu untuk begitu banyak penyanyi terkemuka. Sebut saja Vina Panduwinata, Chrisye, Krisdayanti, Ruth Sahanaya, Sheila Majid, Nicky Astria, dan siapa saja.
Bahkan James pernah menciptakan lagu bersama kelompok musik dunia, Scorpions.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1
Kemampuan James berbahasa Inggris membuatnya punya jaringan yang sangat luas dengan musisi dunia. Termasuk dengan lembaga lembaga musik Amerika.