Utang Tuhan
Utang Tuhan-Istimewa-
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1
Anda sudah tahu: penelitiannya yang populer adalah tentang nabi-nabi. Hasilnya: di Indonesia ini ia temukan ada 600 nabi. Tiga di antaranya di Medan --termasuk Sisimangaraja. Tentu belum termasuk nabi terbaru di Medan: Nabi Muhammad --tanpa SAW.
Saya ke rumah nabi itu bersama Prof Al Makin tahun lalu. Kami dapat cerita detil saat nabi itu mendeklarasikan kenabiannya di Makkah (Lihat Disway 19 September 2025: Nabi Baru).
Di Blora juga penah ada nabi: nabi Samin Surosentiko --yang mengajarkan agama Samin.
Sebagai peneliti Al Makin tentu sudah ke berbagai negara yang jadi objek penelitiannya. Termasuk Iran. Ia ke situs-situs peninggalan Maharaja Cyrus di Pasargadae --yang kini berada di provinsi Fars, tidak jauh dari kota Shiraz.
Hebat juga Pasargadae pernah jadi ibu kota negara super power pertama di dunia --2.500 tahun sebelum Amerika menggantikannya.
BACA JUGA:260 Disway
BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan
Konon penggambaran surga yang bertaman indah itu datang dari Pasargadae ini: ibu kota super power tapi bentuk kotanya bukan metropolitan melainkan pertamanan seperti di surga --ups sebaliknya.
Sampai di tahun 500 SM itulah, di Iran kuno, di zaman Cyrus manusia terus diarahkan agar hanya bertuhan satu. Nama tuhannya: Mazda. Lengkapnya: Ahura Mazda --kekuatan yang maha bijaksana. Tuhan yang maha esa itu dianut sejak 1000 tahun sebelumnya --dimulai di zaman Zaratustra yang memerintah di Zoroaster.
Berarti bertuhan satu telah menjadi tradisi yang panjang di Parsi: sejak Zaratustra sampai Cyrus. Lalu, kata Al Makin, diadopsi oleh Yahudi. Kemudian Kristen. Lalu Islam.
"Padahal Ibrahim sendiri (Abraham) sebagai bapak Yahudi masih bertuhan banyak," ujarnya.
Bukankah Ibrahim itu bertauhid? "Itu menurut keyakinan yang diajarkan belakangan. Tapi sumber-sumber penelitian yang lebih kuno menyebutkan tidak begitu," katanya.