Mata Lasik

Mata Lasik-Istimewa-

"Tidak. Saya belum pernah mendengarkan musik," katanya.

Yang duduk di belakang itu bernama Saiful. Ternyata ia ke Mukalla juga untuk operasi mata. Juga lasik. Rupanya sudah umum di kalangan mahasiswa Indonesia di Tarim melakukan operasi lasik di Mukalla.

"Berapa biaya lasik di Mukalla?"

"200 dolar dan 80 real Saudi," ujar Salman. "Kira-kira sama dengan Rp 5 juta," tambahnya.

Itu murah. Di Indonesia bisa tiga atau empat kali lipatnya. Untuk bisa bebas kacamata misalnya bisa sampai Rp 40 juta. Bandingkan dengan hanya lima juta di Mukalla.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

"Wuih kok murah sekali ya?" reaksi Dini, dokter mata sahabat Disway di Surabaya.

Dia pun menebak mengapa begitu murah: "Bebas pajak ya?" tanyanya. Di Indonesia pun, kata Dini, kalau bebas pajak-pajak juga bisa murah.

"Kenapa tarifnya pakai dua mata uang, dolar Amerika dan real Saudi?" tanya saya kepada si Kartasura.

Si Kartasura di Tarim.--

"Kalau pakai uang Yaman tidak kuat membawanya," ujar Salman setengah bergurau.

Saya paham. Saya pernah kaget di hari pertama di Tarim. Saya tukar uang empat lembaran real Saudi. Saya diberi uang Yaman dua gebok tebal. Saya seperti tiba-tiba jadi jutawan.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan