Kasus DBD di Sumsel Menurun

Kasus DBD di Sumsel Menurun-Istimewa-

PALEMBANG - OKU EKSPRES.COM- Terjadi tren penurunan yang siginfikan pada kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sumsel untuk periode Januari-Maret 2026 ini yang merujuk pada data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel per 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 687 kasus DBD. 

Angka tersebut menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan dibandingkan periode Januari-Maret tahun 2025 dimana tercatat terjadi sebanyak 1.432 kasus DBD di Sumsel.

Dengan rincian di Januari 2026, jumlah kasus sebanyak 378. Turun dibandingkan Januari 2025, sebanyak 647 kasus. Pun halnya di Februari terdapat 446 kasus (2025) dan 299 kasus (2026). Sementara di Maret 339 kasus (2025) dan 10 kasus (sampai update 13 Maret 2026).

"Kasus DBD kita tidak ada peningkatan, malah di Sumsel turun secara signifikan dari data yang ada pada Januari-Maret (13) dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, kemarin (29/3). 

BACA JUGA:Kasus DBD mulai Meningkat

BACA JUGA:Musim Hujan Datang, Kasus DBD Melonjak di Empat Lawang

Ira menyebut dari data distribusi kasus DBD Sumsel tahun ini kasus tertinggi masih terjadi di Kota Palembang dengan 234 kasus, disusul Ogan Ilir (OI) dengan 66 kasus, Lubuklinggau 59 kasus, Banyuasin 55 kasus, OKUS 49 kasus dan Muara Enim 46 kasus.

"Sedangkan kasus terendah berada di kota Pagaralam dengan 1 kasus, 2 kasus di empat lawang, 4 kasus di OKUT dan OKU, 10 kasus di Prabumulih. Sementara kabupaten/kota lainnya di range 15 sampai 30 kasus," paparnya.

Secara total kasus dari 2023-2026 (13 Maret) kasus DBD di Sumsel pada 2023 di angka 2.804 kemudian naik signifikan di 2024 dengan jumlah kasus mencapai 6.263, kemudian di 2025 kembali turun di 4.436 kasus, dan di 2026 sampai 13 Maret di 687 kasus. 

"Penurunan kasus pada awal 2026 ini karena selain faktor cuaca juga karena didukung faktor vaksinasi dengue yang dilakukan sejak November 2025 lalu," katanya. 

BACA JUGA:Kasus DBD Meningkat, Dinkes OKU Tambah 2 Mesin Fogging

BACA JUGA:Terdapat 31 Kasus DBD Sepanjang Januari 2024

Dari kasus DBD yang terjadi di Sumsel pada empat tahun terakhir ada 22 kematian akibat DBD pada 2023, naik ke 37 pada 2024, sebanyak 20 pada 2025, dan di 2026 dengan jumlah kasus menurun signifikan terdapat 4 kematian karena DBD. 

"Dari 4 kasus kematian karena DBD di tahun ini distribusinya 2 di Lubuklinggau, 1 di Ogan Ilir dan 1 di Banyuasin," ujarnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan