SPPG Sumringah Prabowo Jamin Keberlanjutan MBG

SPPG Sumringah Prabowo Jamin Keberlanjutan MBG-Istimewa-

JAKARTA -OKU EKSPRES.COM- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terkena efisiensi anggaran, meskipun stabilitas energi global tengah tergoncang akibat eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Kepastian ini menjadi sinyal kuat bahwa pemenuhan gizi nasional tetap menjadi prioritas utama di atas tekanan fiskal luar negeri.

Komitmen tersebut disambut positif oleh para pelaksana di lapangan. Kepala Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Dapoer Rahayu Pulo Gebang, Fariz Alaudin, mengungkapkan rasa optimismenya terhadap keberlanjutan program yang menyasar penguatan sumber daya manusia (SDM) sejak dini ini.

"Kami tentu menyambut baik ketegasan Presiden. Kebijakan ini mencerminkan pemahaman mendalam pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi dunia yang dinamis," ujar Fariz saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (25/3/2026).

BACA JUGA: MBG Belum Menyentuh Siswa di Lengkiti OKU

BACA JUGA:Program MBG di OKU Selatan Disorot, Menu Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Menurut Fariz, keputusan untuk mempertahankan anggaran MBG sejalan dengan visi besar Presiden dalam membangun generasi masa depan yang berkualitas.

Ia menilai, perlindungan terhadap anggaran gizi anak-anak merupakan langkah strategis untuk memastikan dana negara tersalurkan secara tepat sasaran dan produktif.

"Presiden sebelumnya telah menekankan bahwa pemanfaatan uang negara untuk gizi anak-anak jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada risiko kebocoran anggaran akibat praktik korupsi. Ini adalah fondasi moral yang mendasari mengapa program ini harus terus berjalan tanpa hambatan," tambah Fariz.

Kepastian ini sekaligus menepis kekhawatiran akan adanya pemangkasan program sosial akibat melambungnya harga energi dunia pasca-konflik di Timur Tengah.

BACA JUGA:Luncurkan Dapur MBG Kemala Bhayangkari, Layani 2.478 Warga

BACA JUGA:DLH OKU Selatan Ingatkan Dapur MBG Kelola Limbah dengan Benar

Pemerintah tampaknya memilih jalur penguatan domestik melalui ketahanan pangan dan gizi sebagai benteng menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Dengan jaminan ini, unit-unit pelayanan gizi di berbagai daerah diharapkan dapat terus beroperasi secara optimal demi mencetak generasi emas Indonesia yang sehat dan kompetitif di masa depan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan