6 Tanda Asam Urat Tinggi yang Sering Muncul di Pagi Hari
Ilustrasi tanda asam urat tinggi yang sering muncul di pagi hari-Getty Images/Nattakorn Maneerat-
OKU EKSPRES.COM - Penderita asam urat tinggi sering mengalami berbagai keluhan yang muncul pada pagi hari. Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri pada sendi setelah bangun tidur.
Mengacu pada informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), asam urat merupakan zat sisa dari proses metabolisme purin di dalam tubuh. Zat ini umumnya disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urine.
Namun, apabila tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan atau ginjal tidak mampu mengeluarkannya dengan baik, kadar asam urat dalam darah dapat meningkat. Kondisi tersebut dikenal sebagai hiperurisemia.
Kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kristal tajam pada sendi, jaringan tubuh, maupun organ lain. Penumpukan kristal ini memicu peradangan yang menimbulkan rasa nyeri.
Penyebab gejala asam urat muncul di pagi hari
Gejala asam urat umumnya terjadi ketika kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal, yakni sekitar 6,8 mg/dL.
BACA JUGA:9 Tanda dan Gejala Asam Urat yang Sering Diabaikan
BACA JUGA:Nyeri Sendi Mendadak? Bisa Jadi Asam Urat, Ini Makanan Pantangannya
Ada berbagai faktor yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat, di antaranya faktor keturunan, konsumsi makanan tinggi purin, obesitas, gangguan ginjal, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga kebiasaan mengonsumsi alkohol.
Serangan asam urat juga lebih sering muncul pada malam hari hingga pagi hari, tepatnya antara tengah malam sampai sekitar pukul 08.00.
Beberapa faktor yang membuat gejala asam urat sering terasa setelah bangun tidur antara lain:
1. Penumpukan kristal asam urat
Saat tidur, suhu tubuh cenderung menurun dan metabolisme berjalan lebih lambat. Kondisi ini dapat memicu penumpukan kristal asam urat pada sendi yang kemudian menimbulkan rasa sakit dan peradangan ketika bangun tidur.
2. Dehidrasi saat malam hari