Petir India

Agrinas terlanjur memesan Mobil Pikap Impor Pabrikan Mahindra asal India dan 1.000 unit di antaranya telah berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.-Istimewa-

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Dari mana dapat uang muka 30 persen untuk mobil berjumlah 105.000?

Kalau dari APBN mengapa Menkeu Purbaya tidak mencak-mencak?

Maka, mestinya, bukan dari APBN.

Berarti dari Danantara? Pun pelunasannya nanti juga dari Danantara?

Sebegitu mudahkah Danantara mengeluarkan uang?

Jangan-jangan bukan dari Danantara --juga bukan dari APBN. Jangan-jangan ada orang baik hati yang menyumbang uang Rp 9 triliun untuk PT Agrinas --asal Joao jangan ngambek sampai minta berhenti begitu.

Lalu: mobil sebanyak itu akan dibagi ke siapa? Memang disebut-sebut akan dibagi ke Koperasi Desa Merah Putih. Apakah koperasinya sudah siap? Akan mengangkut apa?

Padahal mobilnya sudah akan tiba. Tidak mungkin disimpan begitu saja di gudang. Itu sangat bertentangan dengan disiplin keuangan: terkait ROI. Berarti segera pula dibagi ke koperasi. Sebelum lebaran ini.

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Terlalu pusing saya memikirkan: akan dipakai mengangkut apa mobil itu. Agar hasil angkutnya bisa untuk biaya oprasional dan mengembalikan modal.

Masih ada pertanyaan ini: kalau PT Agrinas membagikan mobil itu ke Koperasi Desa Merah Putih, akad serah terimanya bagaimana? Hibah? Pinjaman? Setoran modal?

Benar-benar pusing.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan