Makan Susu
Makan Susu-Istimewa-
BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan
Minggu depan Cimory berulang tahun: ke-20. Di tahun yang sulit seperti tahun lalu pun penjualan Cimory masih tumbuh dua digit. Pun yang ditargetkannya tahun ini.
Yang makan siang bersama saya di Madinah itu sendiri di Cimory disebut ''para manager Miss Cimory''. Di perusahaan itu mereka bekerja di departemen Miss Cimory.
Di antara 10 orang itu ada yang sudah bekerja sejak Cimory berdiri: Muharrik Thariquddien Fikri Amali. Dipanggil Fikri. Sangat berprestasi.
Fikri anak Solo. Lulusan SMA Al Islam yang terkenal di sana. Lalu masuk jurusan komunikasi di UNS Solo. Setelah mencoba mandiri menjadi EO, Fikri masuk Cimory.
Departemen apakah yang disebut ''Miss Cimory'' itu?
BACA JUGA:Disway Gratis
Itulah bagian yang mengurus para wanita jalur terdepan penjualan Cimory. Miss Cimory bukan karyawan Cimory. Mereka seperti distributor Cimory dalam bentuk perorangan.
Harus wanita. Cimory tidak punya Mr Cimory. Para suami biasanya ikut membantu kerja sang istri, tapi ia tidak bisa menyebut diri Mr Cimory.
Mereka bukan pengencer. Bukan agen lepas. Mereka bisa menjadi Miss Cimory kalau punya pelanggan Cimory dalam jumlah tertentu. Pelanggan itu harus riil. Miss Cimory mendapat penghasilan dari situ. Yang paling sukses bisa dapat Rp 100 juta/bulan.
Maka jaringan Miss Cimory ini sangat kuat. Kekuatan mereka mencapai 10.000 orang. Jumlah itu sesuai dengan target tahun lalu. Tercapai. Tahun ini target dinaikkan: 13.000 Miss.
Mereka yang sekarang di Madinah itulah –dan kawan-kawan mereka– yang bertanggung jawab atas pengembangan Miss Cimory.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1