Bulan Bulat

Bulan Bulat-Istimewa-

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Setiap penjual menyerahkan es krimnya saat itu juga dia menyemprotkan bubble lembut ke pembeli. Tidak hanya itu. Pembeli juga ditaburi kelopak-kelopak bunga Mawar. Seperti dihujani bunga. Mereka pun bersorak.

Rasanya harga bunga itu lebih mahal daripada es krimnya yang mungil: 25 riyal –sekitar Rp 110.000.

Ada juga jenis tur baru di Madinah: napak tilas Nabi Muhammad. Dari Masjid Nabawi ke Masjid Quba.

Nabi selalu jalan kaki dari rumahnya ke Masjid Quba. Kini lokasi rumah itu ada di dalam masjid yang terus diperluas. Quba adalah masjid pertama yang dibangun Nabi. Yakni saat Nabi dalam perjalanan migrasi dari Makkah yang membecinya ke Madinah yang menunggunya.

Perjalanan itu delapan hari, tapi karena tiga hari pertama harus sering bersembunyi dulu, jadinya 11 hari.

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Di hari ke-8 Nabi tiba di Quba –di luar kota Madinah. Istirahat beberapa hari di situ. Sempat membangun masjid. Baru kemudian masuk ke kota Madinah.

Tahun ini, para jamaah umrah sudah bisa napak tilas itu dengan cara baru. Tidak perlu jalan kaki. Terlalu jauh: lima kilometer. Bisa 1,5 jam. Ada cara baru: naik mobil golf. Hanya 20 menit.

Terminal'' mobil golf itu di dekat gerbang 330. Satu mobil bisa tujuh orang. Satu orang 20 riyal. Satu kali jalan.

Saya dipilihkan napak tilas malam hari. Siang pun sebenarnya tidak masalah. Ini lagi musim sejuk-sejuknya. Tidak terlalu dingin. Sekitar 20 derajat Celsius. Sangat nyaman.

Bedanya: kalau malam bisa melihat gemerlap lampu sepanjang jalan. Juga lihat air mancur bercahaya.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan