Carter 747
James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat. -harian disway-
BACA JUGA:Disway Gratis
"Saya bisikkan sesuatu ke peti Pak Radjimin kemarin," ujar Ny Sindunata.
"Anda bisikkan apa?"
"Kok pergi duluan, meninggalkan Pak Sindu," ujarnyi.
Sindunata juga vegetatif. Juga sudah delapan tahun. Hanya berbeda dua bulan dengan Radjimin. Sindu kini berusia 72 tahun. Radjimin seumuran saya: 75 tahun –hanya beda lima bulan.
Kelihatannya rekor Radjimin akan dipecahkan oleh temannya sendiri: sama-sama konsul kehormatan negara Eropa Timur. Radjimin konsul Hungaria. Sindu konsul Slovakia.
Anitalah yang kini menangani Marriott. Sehat. Cantik. Masih lima ''i''. Bersama tiga anaknyi dia memimpin Marriott. Termasuk mengelola jaringan hotel: Artotel.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1
Tentu banyak kenangan bersamanya. Suatu saat saya bertemu Radjimin di bandara. Biasa. Ia pakai jas lengkap. Radjimin orang yang selalu tampil keren. Apalagi orangnya memang ganteng, tinggi, atletis. Mirip dengan pendeta muda Mawar Sharon saat ini: Philip Mantofa.
"Mau ke mana?" tanya saya.
"Ini, bawa rombongan besar," jawabnya.
Bersama Radjimin memang ada 400 orang. Saya lupa: mereka jemaat gereja Pantekosta Tabernakel atau Gereja Mawar Sharon. Radjimin dulunya jemaat Tabernakel, lalu pindah ke Mawar Sharon.
"Jadi, mau ke mana rombongan ini?," tanya saya lagi.