Rekomendasi Laptop Mahasiswa Murah, Kencang, dan Awet di 2026 Pilihan Aman di Kelas 6–10 Jutaan

Acer Aspire 3 -pcworld-

OKU EKSPRES.COM- Masuk tahun 2026, kebutuhan laptop mahasiswa makin jelas arahnya. Bukan cuma soal murah, tapi juga harus kencang buat multitasking, cukup awet dipakai sampai lulus, dan tetap nyaman dibawa ke kampus. Kabar baiknya, di rentang harga 6–10 jutaan sekarang sudah banyak laptop yang performanya “cukup gila” untuk ukuran mahasiswa, terutama yang dibekali prosesor Ryzen 5 U-series atau Intel Core i5 generasi baru.

Dengan kombinasi RAM 16 GB (atau minimal bisa di-upgrade) dan SSD 512 GB, laptop di kelas ini sudah sanggup dipakai 4–5 tahun ke depan tanpa terasa lambat. Tinggal menyesuaikan tipe laptop dengan gaya pemakaian kamu sehari-hari.

Laptop Tipis Harian untuk Mayoritas Mahasiswa

Untuk kebanyakan mahasiswa non-teknik dan non-desain, laptop tipis kelas office atau multimedia masih jadi pilihan paling masuk akal. Seri seperti ASUS Vivobook 14/15, Lenovo IdeaPad Slim 3 atau Slim 5, Acer Aspire 3 dan Aspire 5, sampai Infinix InBook X2 cukup sering jadi incaran karena bobotnya ringan dan desainnya ringkas.

Laptop tipe ini ideal untuk tugas kuliah, Microsoft Office, browsing jurnal, kuliah online, coding ringan, sampai multimedia dasar. Prosesor Ryzen 5 5500U, 5625U, 7530U, atau Intel Core i5 U-series seperti i5-1235U sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan harian mahasiswa. Konsumsi daya juga irit, jadi baterai relatif tahan lama saat dipakai seharian di kampus.

BACA JUGA:Laptop Mulai 5 Jutaan Awal 2026 Pilihan Paling Menarik Buat Kerja, Kuliah, dan Gaming Ringan

BACA JUGA:Tablet Murah dengan Layar Besar dan Baterai Tahan Lama, Alternatif Laptop untuk Kerja Ringan

Kelebihan utama laptop tipis jelas di mobilitas. Masuk tas tanpa bikin pegal, adem, dan umumnya lebih murah dibanding laptop dengan GPU diskrit. Selama RAM bisa di-upgrade ke 16 GB, laptop jenis ini bisa dibilang “bandel” sampai lulus.

Entry Gaming dan Content Creation untuk Kebutuhan Lebih Berat

Beda cerita kalau kamu anak teknik, IT, atau desain yang sering pakai software berat seperti AutoCAD, SolidWorks, Adobe Premiere, atau Blender. Di sini, laptop tipis biasa bakal terasa ngos-ngosan dalam jangka panjang. Solusi paling realistis adalah naik sedikit ke kelas entry gaming atau content creation.

Model seperti Acer Aspire 7, MSI Thin 15, atau Lenovo LOQ Essential dengan Core i5-12450H dan GPU RTX 2050 atau RTX 3050 jadi pilihan menarik di 2026. Performanya jauh lebih lega, baik untuk render, editing video, maupun gaming 1080p di setting menengah. Laptop jenis ini juga lebih “future-proof” kalau nanti dipakai kerja setelah lulus.

Komprominya ada di bobot dan baterai. Laptop entry gaming cenderung lebih tebal dan boros daya, jadi kurang ideal kalau sering mobile tanpa charger. Tapi dari sisi tenaga, jelas jauh lebih tahan lama.

BACA JUGA:Tecno Megabook S14 Resmi di Indonesia Laptop OLED 14 Inci, Intel Core Ultra, dan Berat Cuma 899 Gram!

BACA JUGA:Huawei MatePad Edge Debut di China Tablet Rasa Laptop Desain Mewah, Harga Fantastis, Spek Tetap Gahar

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan