Jangan Diabaikan! Ini 3 Penyebab Setir Mobil Bergetar dan Solusinya
Ilustrasi setir mobil bergetar. -rakyatku.com-
OKU EKSPRES.COM - Getaran mendadak pada setir saat mobil melaju di kecepatan tertentu kerap membuat pengemudi waswas.
Kondisi ini bukan hanya soal rasa tidak nyaman, tetapi juga menjadi tanda adanya masalah mekanis yang berpotensi menimbulkan kerusakan lanjutan jika tidak segera ditangani.
Sebagian orang mengira getaran kemudi semata-mata disebabkan oleh ban yang aus atau kurang angin.
Padahal, sistem kemudi dan kaki-kaki kendaraan tersusun dari banyak komponen yang saling terhubung.
Gangguan kecil pada salah satu bagian dapat memicu getaran yang merambat hingga ke setir melalui kolom kemudi.
BACA JUGA:Mobil Bekas Murah dan Bandel Masih Jadi Incaran di Indonesia
BACA JUGA:Irit BBM dan Muat 7 Orang, Mobil Ini Cocok untuk Keluarga Muda
1. Roda tidak seimbang dan pentingnya balancing
Penyebab paling umum setir bergetar, terutama saat mobil melaju di atas 80 km/jam, adalah ketidakseimbangan roda.
Keausan ban yang tidak merata atau pemberat pelek yang terlepas membuat distribusi bobot roda menjadi tidak simetris.
Akibatnya, saat roda berputar cepat, muncul gaya putar yang tidak stabil dan terasa sebagai getaran berulang di setir.
Langkah perbaikannya adalah melakukan balancing ulang di bengkel. Dengan mesin khusus, teknisi akan mengidentifikasi titik berat yang tidak seimbang lalu menambahkan pemberat pada pelek sesuai kebutuhan.
Namun, bila getaran masih terasa setelah balancing, bisa jadi struktur ban sudah bermasalah, seperti muncul benjolan atau deformasi internal, yang mengharuskan ban diganti karena tidak bisa diperbaiki dengan penyeimbangan biasa.
BACA JUGA:Mobil Irit dan Gampang Dirawat, Ini LCGC yang Cocok untuk Pemakaian Jangka Panjang