Perbaikan Tidak Boleh Ditunda

Ambruknya Jembatan Kelekar akibat arus deras sungai dari intensitas hujan tinggi, ditinjau Wali Kota Prabumulih H Arlan pada Kamis malam (11/12)-Istimewa-

SUMSEL -OKU EKSPRES.COM- Ambruknya Jembatan Kelekar akibat arus deras sungai dari intensitas hujan tinggi, ditinjau Wali Kota Prabumulih H Arlan pada Kamis malam (11/12). Dia menegaskan, perbaikan jembatan tersebut tidak boleh ditunda-tunda.

Dia mengecek detail kondisi jembatan yang ambruk, berlokasi di Jl Tenggamus, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Kita minta agar jembatan yang ambruk bisa ditangani secepatnya," pinta Arlan.

Wali Kota meminta dinas terkait, khususnya bidang teknis, untuk segera melakukan penanganan darurat. Lakukan pemeriksaan teknis secara komprehensif. Mencakup kondisi bawah jembatan, kekuatan struktur, serta potensi kerusakan lanjutan, tegasnya.

Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi dasar penyusunan rencana perbaikan permanen yang akan segera diupayakan oleh Pemerintah Kota Prabumulih. Perbaikan jembatan tidak hanya memerlukan perbaikan fisik, tetapi juga evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

BACA JUGA:Bupati Abusama Jemput Bola ke BNPB, Perjuangkan Perbaikan Jalan Rusak

BACA JUGA:Perbaikan Jalan Batukuning OKU Segera Direalisasikan Tahun ini

Pemerintah akan mengoordinasikan seluruh dinas terkait agar proses perbaikan berjalan efektif, cepat, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lebih lama, sambung Arlan, didampingi Sekda Prabumulih, Asisten I, Lurah Muara Dua, serta jajaran dari dinas teknis terkait.

Langkah-langkah cepat yang sudah dilakukan, seperti pemasangan rambu peringatan di sekitar area jembatan yang ambruk, penutupan sementara akses jika tingkat kerusakan dinilai membahayakan, serta pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah kecelakaan.

Sebab menurutnya, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, penanganan awal harus segera dilakukan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman, terutama bagi pengguna jalan yang kerap melintas di area tersebut, ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Arlan mendengarkan keluhan masyarakat mengenai terganggunya akses jalan, khususnya bagi pengendara bermotor, akibat ambruknya Jembatan Kelekar tersebut.

BACA JUGA:Rp2 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Jalan Desa Jambu Ilir

BACA JUGA:Ajukan Rp75 Miliar untuk Perbaikan Jalan ke Kementerian PUPR

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan harapan agar penanganan dilakukan secepatnya, mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas kegiatan sehari-hari.

Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas warga. Kerusakan infrastruktur, khususnya jembatan, menjadi perhatian serius karena berhubungan langsung dengan aktivitas masyarakat, distribusi barang, dan jalur transportasi sehari-hari.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan