Tahan Imbang Mali, Timnas U-22 Indonesia Bikin Vietnam Ketar-Ketir
Pemain Timnas Indonesia U-22 berebut bola dengan pemain Mali. -Bola.com/Bagaskara Lazuardi-
OKU EKSPRES.COM - Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menahan imbang Mali menjadi perhatian besar media Vietnam.
Hasil tersebut dianggap sebagai peringatan serius bagi Vietnam U-22, yang juga menargetkan medali emas pada SEA Games 2025.
Meski Indonesia dan Vietnam berada di grup berbeda, peluang pertemuan di semifinal atau final membuat tensi persaingan semakin meningkat.
Vietnam sendiri tengah mengasah kemampuan melalui turnamen uji coba melawan China, Korea Selatan, dan Uzbekistan.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 di bawah komando Indra Sjafri memilih menguji kekuatan dengan menghadapi Mali.
BACA JUGA:Adrian Wibowo Siap Bela Timnas U-23 di SEA Games 2025, Tunggu Restu LAFC
BACA JUGA:Indra Sjafri Akui Banyak PR Usai Timnas U-22 Kalah dari Mali, Fokus Benahi Set Piece
Setelah kalah telak pada pertemuan pertama, Garuda Muda bangkit dan mampu menahan imbang pada laga kedua.
Hasil tersebut mengejutkan media Vietnam, termasuk Soha. Media itu menulis bahwa Indonesia memperlihatkan peningkatan signifikan hanya dalam beberapa hari.
“Beberapa hari lalu Indonesia kalah 0-3 dari Mali, namun pada 18 November mereka menunjukkan performa yang benar-benar berbeda,” tulis Soha.
Empat pemain naturalisasi dan diaspora—Dion Markx, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, serta Rafael Struick—dinilai memberi dampak besar terhadap perkembangan permainan Indonesia.
BACA JUGA:5 Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia Masuki Tahap Akhir Seleksi
BACA JUGA:Marselino Ferdinan Dipastikan Perkuat Timnas U-22 di SEA Games 2025
Meski sempat tertinggal lewat gol Sekou Kone, pemain muda Manchester United, Indonesia tetap mampu tampil stabil dan percaya diri.