Soedomo Bawazier
Soedomo Bawazier-Istimewa-
BACA JUGA:Disway Gratis
Bebas pajak impor itulah yang akan membuat harga kopi Kapal Api bisa lebih murah. Yang dipasarkan di kawasan itu tetap sama: merek Kapal Api untuk kopi tubruk; Good Day untuk kopi instan.
"Hanya selera di Arab beda. Suka lebih manis," ujar Soedomo.
Sebelum peresmian pun, ekspor perdana ke Iraq, ke Lebanon, dan ke Syria sudah dilakukan dari Jeddah. "Dari sini kami bisa menjangkau semua negara itu dalam waktu satu minggu," ujar Steven.
Soedomo terus mendorong agar generasi ketiga lebih berani ambil risiko. "Kapal Api bisa sampai di tahap ini karena keberanian generasi kedua ambil risiko," ujar ''ustaz'' Soedomo dalam sambutannya.
"Sampai di sini'' yang ia maksud adalah: keberhasilan Kapal Api menguasai 60 persen market share di Indonesia. Kapal Api juga berhasil menjadi perusahaan kopi terbesar ketiga di dunia.
BACA JUGA:Disway Malang
BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1
Yang sudah sama antara generasi kedua dan ketiga di Kapal Api adalah –seperti juga di grup Djarum– sikap kepribadian mereka sangat mirip: sederhana dan rendah hati.(Dahlan Iskan)