Cahaya Adharta

Cahaya Adharta-Disway-

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Maka ketika Anda membaca tulisan Adharta di bawah ini Anda akan menemukan kata ”saya” dalam cerita itu. Rasanya mustahil ”saya” di situ adalah si kaya Adharta. Tapi begitulah kenyatannya. Itulah jalan hidupnya.

Waktu bencana Covid, Adharta mendirikan lembaga relawan Covid. Besar sekali. Ia sendiri akhirnya kena Covid. Beberapa kali. Pernah Covid-nya tidak sembuh-sembuh.

Ia terkena long Covid: pendengarannya terganggu. "Stereo di telinga saya tidak berfungsi. Bertahun-tahun," katanya. "Sampai sekarang pun stereo itu belum sembuh total. Hanya sekarang tidak perlu lagi pakai alat bantu dengar," katanya.

Adharta, dalam tulisannya ini, bercerita tentang anak wanitanya: Maria.

Inilah tulisan asli Adharta. Anda pun akan sulit percaya. Jadi seorang pengusaha kaya ternyata tidak harus kehilangan kemampuan kesastrawanannya:

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

Awal dari Cinta

Oleh : Adharta

Langit Beijing sore itu seperti kanvas raksasa berwarna jingga keemasan.

Di tengah hembusan angin musim semi yang lembut,

Maria berdiri di depan cermin kamarnyi, mengenakan cheongsam putih bersulam bunga peoni sebagai simbol cinta dan keberuntungan.

Hari itu adalah hari pernikahannyi.

Di luar, musik lembut mengalun dari restoran klasik di Jalan Wangfujing, salah satu sudut paling hidup di jantung kota Beijing.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan