Program Magang Fresh Graduate di Pemerintah Wajib Transparan

Dengan resmi diumumkannya peluncuran program Magang Fresh Graduate yang rencananya akan berlangsung pada bulan (Oktober 2025—Maret 2026), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) -Istimewa-

JAKARTA - OKU EKSPRES.COM - Dengan resmi diumumkannya peluncuran program Magang Fresh Graduate yang rencananya akan berlangsung pada bulan (Oktober 2025—Maret 2026), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) turut kembali menegaskan bahwa praktik diskriminasi dalam rekrutmen tenaga kerja merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh terjadi di Indonesia.

Hal tersebut juga tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/V/2025.

Dalam Surat Edaran tersebut, disebutkan juga bahwa Kemnaker secara tegas melarang pemberi kerja menetapkan persyaratan yang tidak relevan dengan jabatan, seperti syarat usia, kondisi fisik, atau data pribadi yang tidak berkaitan langsung dengan pekerjaan.

Seluruh pemberi kerja, baik swasta maupun BUMN, wajib melaksanakan proses rekrutmen yang adil, transparan, dan berbasis kompetensi, tegas Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, kepada media secara daring, pada Jumat 3 Oktober 2025.

BACA JUGA:Pekerja Bergaji Rendah Merapat! BLT Gaji Rp600 Ribu Siap dari Kemnaker Cair Lagi 2025? ini Syaratnya!

BACA JUGA:ATRBPN Kawal Penuntasan Pengadaan Tanah Exit Tol Padang-Sicincin

Lebih lanjut, Sunardi juga menambahkan bahwa rekrutmen nantinya juga harus mengutamakan kompetensi, bukan faktor-faktor subjektif yang merugikan pencari kerja.

Tidak ada ruang bagi diskriminasi dalam bentuk apa pun. Kami meminta seluruh pihak mematuhi aturan ini demi terciptanya dunia kerja yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya saing, pungkas Sunardi.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli juga menyampaikan bahwa Kemnaker akan turut memberikan perhatian khusus agar Kemnaker lebih masif dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dalam hal ini, dirinya menjelaskan bahwa kualitas SDM adalah kunci produktivitas.

BACA JUGA:Menteri ESDM Apresiasi PLN Mendukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran

BACA JUGA:Menteri Nusron Fokus Benahi Pelayanan dan Kualitas SDM

Kita perlu memperluas kapasitas balai pelatihan agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk program magang yang ditargetkan terus bertambah, tutur Menaker Yassierli.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan