Hingga Juni Terdata 19 Pasien DBD

Kamis 25 Jun 2026 - 20:56 WIB
Reporter : Eris Munandar
Editor : Gus Munir

SUMSEL -OKU EKSPRES.COM-Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin mengimbau kepada masyarakat untuk dapat melakukan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

Yaitu dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air, menaburkan larvasida, pemeriksaan jentik berkala, serta menggalakkan gerakan 1 rumah 1 jumantik.

Hal itu dilakukan sebagai antisipasi atau pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Bumi Sedulang Setudung.

"Kita imbau kepada masyarakat untuk lakukan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk)," kata Plt Kadinkes Banyuasin Indah Daryane melalui Eni Diana, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ATM, Kamis (25/6).

BACA JUGA:DBD Renggut 11 Nyawa

BACA JUGA:Waspada DBD di OKU Selatan, Foging Fokus Digelar di Pasar Ulu

Kemudian juga bila perlu masyarakat saat hendak tidur menggunakan kelambu, sehingga nyamuk demam berdarah tidak menggigit, dan pelaksanaan fogging/pengasapan.

"Kita pastinya melakukan penyuluhan, dan menyebarluaskan informasi dan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian DBD baik secara langsung atau tidak langsung melalui media promosi seperti leaflet, brosur, spanduk, dan sosial media," tegasnya.

Ditambahkan Eni, saat ini di Kabupaten Banyuasin penderita DBD dalam dua bulan terakhir ini yaitu Bulan Mei 20 orang dan Bulan Juni 19 orang.

"Terbanyak di Kecamatan Talang Kelapa dan Rambutan, karena termasuk daerah padat penduduk," terangnya.

BACA JUGA:Waspada DBD di OKU Selatan, Foging Fokus Digelar di Pasar Ulu

BACA JUGA:Waspada DBD Saat Musim Hujan, Ajak Warga Terapkan 3M

Diakuinya kasus DBD disebabkan beberapa faktor yaitu curah hujan yang tinggi, sehingga menciptakan lingkungan yang ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, vektor DBD, untuk berkembang biak.

Bagi masyarakat yang mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan nyeri ulu hati agar dapat memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

"Harus segera dicek, sehingga bisa diatasi," pungkasnya. 

Kategori :