Tahu Digigit

Kamis 14 May 2026 - 20:35 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Eris Munandar

Oleh: Dahlan Iskan

OKU EKSPRES.COM-Buah "apel krowak", Anda sudah hafal di luar kepala: itu lambang merek Apple. Yang saya baru tahu Senin kemarin adalah "tahu krowak": ternyata itu lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang.

Nama aplikasinya sendiri singkat: Tahu Sumedang. Kalau Anda klik Tahu Sumedang itu akan muncul "dashboard" di layar Anda. Ada 29 menu di dashboard Tahu Sumedang. Mulai dari kas daerah, pendidikan, kesehatan sampai MBG.

Di menu kas daerah misalnya, Anda klik rinciannya. Klik lagi, infonya lebih rinci lagi. Sampai ke berapa uang masuk ke kas daerah hari itu. Berapa uang keluar hari itu. Rinci sekali. Uang keluar hari itu untuk belanja apa saja.

Di menu pendidikan juga sama: sampai ada berapa bangunan sekolah yang rusak berat. Di mana saja --sampai titik kordinatnya. Termasuk berapa guru yang pensiun hari itu.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Di dashboard Tahu Sumedang juga ada menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sampai ke informasi seperti apa sajian makanan anak sekolah hari itu.

Setiap dapur MBG wajib unggah foto makanannya di dashboard Tahu Sumedang. Pihak sekolah juga wajib unggah foto makanan hari itu. Dengan demikian bisa dibandingkan antara foto makanan yang dikirim SPPG dengan foto kenyataan yang dikirim pihak sekolah.

MBG sangat tertolong di Sumedang. Tidak ada yang berani main-main. Diawasi langsung seluruh rakyat secara real time. Orang tua murid pun bisa langsung tahu anaknya makan MBG seperti apa hari itu.

Di menu kependudukan tersaji informasi hari itu siapa lahir, nama bayinya siapa. Lalu muncul akta lahir dan perubahan isi kartu keluarga. Bentuk dokumen itu barcode. Begitu barcode diklik akan muncul akta lahir dan kartu keluarga. Bisa disimpan di HP. Kalau mau bentuk cetakan bisa cetak sendiri.

BACA JUGA:260 Disway

BACA JUGA:Disway Network dan B Universe Jalin Kemitraan

Saya ke Sumedang Senin lalu. Saya diajak ke pusat komando di kantor bupati. Saya diminta melihat tampilan aplikasi Tahu Sumedang. Ideal sekali. Karena itu sudah banyak kabupaten lain belajar ke Sumedang. Sudah lebih 200 kabupaten.

"Mereka boleh meng-copy aplikasi ini," ujar Dony Ahmad Munir, bupati Sumedang.

Kategori :