Juara Dunia

Rabu 22 Apr 2026 - 20:11 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Eris Munandar

Kami pun ngobrol di salah satu ruangan di lantai dua gedung BCA Foresta. Sembilan orang manajer menemani saya. Laki-laki. Wanita. Berbagai suku dan ras. Berbagai level manajer.

Mereka adalah kebanggaan Bank BCA: juara dunia 15 kali. Selama 15 tahun terakhir. Berturut-turut. Yakni juara kompetisi Contact Center antarbank sejagad raya. Pun sampai tahun lalu. Masih juara. Yakni saat giliran kejuaraan itu dilaksanakan di Yunani.

"Tahun lalu saya yang menerima pialanya," ujar Jayanti Zainal, pimpinan di contact center BCA Foresta. Nama tepat jabatannya: Vice President Digital Services.

Dia wanita lulusan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Pun S-2nya: computer science. Kelahirannyi Kendari, sukunyi Bugis.

"S-2 saya berkat beasiswa BCA," katanya.

Tiap tahun BCA memang memberi beasiswa untuk karyawannya. Khusus S-2 kuotanya 25 orang: karyawan level bawah-menengah 20 orang, level atas 5 orang.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

Tiap tahun pula karyawan BCA yang sudah punya masa kerja lima tahun memasuki war. Mereka memperebutkan beasiswa itu lewat prestasi kerja. Jayanti termasuk yang memenangkan war tahun itu.

Setiap kali mengikuti kejuaraan BCA mengirim tim 14 orang. Tahun lalu tim itu dipimpin Jayanti. Tidak hanya untuk menerima piala tapi juga untuk "bertempur" di sana. Lima hari mereka di medan pertempuran itu. Lawannya bank-bank besar empat benua.

Di sana tidak ada lagi lawan dari bank-bank besar Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Australia, maupun Jepang. Semua itu sudah mereka kalahkan di saat lomba tingkat Asia Pasifik.

Di tingkat dunia BCA datang sebagai juara Asia Pasifik --melawan juara-juara Eropa, Afrika, Amerika, dan Amerika Latin.

Di forum itu Jayanti juga harus presentasi selama 20 menit. Lalu harus bisa menjawab pertanyaan dari siapa pun di situ: dari juri maupun dari peserta benua lain.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Orang tua Jayanti seorang pedagang pakaian di Kendari. Sang ayah punya toko: Sinar Jaya.

Kategori :