Drum Mesiu

Minggu 12 Apr 2026 - 20:59 WIB
Reporter : Gus Munir
Editor : Eris Munandar

Kata "damai" lebih disukai rakyat daripada kata "perang".

Selama Tsai Ing-wen jadi presiden suasana di Taiwan memang tegang. Upaya Ing-wen untuk kian menjauh dari Tiongkok memang kian nyata. Termasuk mengubah nama resmi Republic of China menjadi Republik Taiwan.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Harap Disway Group Bisa Jadi “Agama Baru”, Menpora Minta Dukung Program Olahraga dan Kepemudaan

BACA JUGA:Disway Gratis

Tiongkok sangat khawatir Taiwan merdeka. Maka kegiatan militer Tiongkok di selat Taiwan sangat meningkat –seperti mengarah ke pengambilalihan Taiwan secara militer.

UUD Tiongkok memang menyebutkan Taiwan adalah salah satu provinsinya. Lalu amandemen UUD itu mengamanatkan lebih tegas: untuk mengembalikan Taiwan, kalau perlu dengan kekuatan senjata.

Maka begitu Amerika sangat sibuk mengerahkan kekuatan militernya ke Iran banyak yang waswas: jangan-jangan Tiongkok mengambil kesempatan itu untuk merebut Taiwan secara paksa. Amerikalah satu-satunya harapan Taiwan untuk berlindung dari serangan Tiongkok.

Kekhawatiran itu ditangkap dengan baik oleh Li-wun. Dia justru ke Tiongkok. Menjalin perdamaian. Xi Jinping juga setuju dengan misi itu.

BACA JUGA:Disway Malang

BACA JUGA:Event Disway Mancing 2024, Wartawan TVRI Raih Juara 1

Harapan Li-wun berikutnya tentu bisa memenangkan pilpres akan datang. Kini, meski oposisi, KMT sudah menguasai mayoritas parlemen. Juga sudah lebih banyak kepala daerah dari KMT daripada DPP. Tinggal selangkah lagi.

Sebagai mayoritas di parlemen KMT baru saja berhasil menolak rencana pemerintah untuk menaikkan anggaran pertahanan: untuk membeli tambahan senjata dan pesawat tempur dari Amerika.

Faktor lain yang menguntungkan Li-wun: kondisi Hongkong kini sudah stabil. Di masa Pilpres yang dimenangkan Ing-wen dulu kondisi Hongkong sangat tegang-tegangnya. Kelompok anti Tiongkok sangat vokal. Demo hampir tidak berhenti. Kesan yang munculkanoleh anti Tiongkok di Hongkong: Taiwan akan ditindas seperti Hongkong.

Rakyat Taiwan sendiri sebenarnya ingin apa?

Dari berbagai jajak pendapat selalu saja mengatakan: yang ingin merdeka sekitar 25 persen. Yang ingin menyatu dengan Tiongkok sekitar 10 persen. Baru 35 persen yang bersikap. Selebihnya: ingin seperti sekarang saja.

BACA JUGA:260 Disway

Kategori :